JEPARA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Jepara mendukung dan mengapresiasi terselenggaranya lomba Polisi cilik (Pocil) yang diadakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Jepara. Lomba yang diikuti lebih dari 100 siswa dari 11 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kabupaten Jepara ini diselenggarakan di GOR Futsal GBK, Jepara, Selasa (30/7/24).
Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Muh Tahsin mengatakan, pendidikan karakter anak dapat dimulai sejak dini melalui pendidikan dan pembinaan yang bersifat atraktif. Lomba Pocil merupakan satu langkah untuk membangun karakter kreatifitas serta mental anak.
“Lomba semacam ini memang perlu kita dukung bersama. Karena, dapat menumbuh kembangkan kreatifitas dan mental bagi anak dari usia dini,” jelasnya.
Pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Polres Jepara, karena telah menggelar lomba Pocil ini. Sebab, Pocil ini diharapkan dapat memberi semangat baru terhadap generasi angkatan Pocil berikutnya dan menjadi generasi yang tangguh.
“Polisi kecil Kabupaten Jepara diharapkan dapat menjadi generasi yang menjaga kedisiplinan, kesetiaan, dan kekompakan,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres Jepara AKPB Wahyu Nugroho Setyawan melalui Kasat Lantas Polres Jepara, AKP Dionisius Yudi Christiano menjelaskan, lomba Pocil ini merupakan suatu wadah untuk mendidik anak-anak. Agar mereka bisa belajar bagaimana keteladanan dan kepatuhan terhadap hukum.
“Ini salah satu cara yang efektif untuk mengedukasi masyarakat agar senantiasa patuh dan taat hukum. Sehingga, bisa terwujud masyakat Jepara yang aman, tertib, dan kondusif,” papar Dion.
Menurutnya, keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas di wilayah Kabupaten Jepara merupakan tanggung Jawab bersama. Oleh karenanya, penting untuk mengajari bagaimana pembelajaran serta membentuk karakter kepada pelajar. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA sampai Perguruan Tinggi.
Lebih lanjut, Dion juga berpesan kepada peserta lomba agar bisa suportif dan memiliki rasa persaudaraan. Sebab, bagi dia, menang atau kalah merupakan hal biasa dalam sebuah kompetisi.
“Adik-adik kalian akan melakukan kompetisi atau perlombaan. Saya minta seluruh peserta harus memiliki jiwa sportifitas dan rasa persaudaraan,” harapnya. (cr4/fat)










