Wali Kota Semarang Soroti Kasus Pembacokan yang Dilakukan Gangster

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng –  Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyoroti kasus pembacokan yang dilakukan gerombolan gangster yang mengakibatkan satu mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang meninggal dunia, belum lama ini. Dirinya menyayangkan peristiwa nahas tersebut terjadi akibat ulah remaja yang biasa disebut ‘kreak’ itu.

“Saya meminta penegak hukum bisa segera menyelesaikan proses penyelidikan serta proses hukum terhadap pelaku. Tentunya kembali lagi, inilah pentingnya pendidikan karakter bagi pelajar di Kota Semarang,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, Selasa (17/9/24).

Menurutnya, penting adanya pendidikan karakter untuk siswa. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan berupaya memberikan penguatan karakter dengan mengumpulkan kepala sekolah swasta.

“Karena pendidikan itu selain secara akademis namun juga perlu pendidikan karakter,” jelas Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita.

Selain pendidikan karakter, kata dia, anak-anak juga perlu pengetahuan hukum agar mereka tidak mudah melakukan tindakan melanggar hukum. Pemkot juga akan menjalin sinergi dengan kepolisian dan pihak-pihak lainnya.

“Nanti akan ada rapat dengan Forkopimda membahas tentang persoalan ini,” ungkapnya.

Selain bersinergi dengan kepolisian memberikan penyuluhan hukum, pihaknya mendorong penegakan hukum agar ada efek jera bagi pelaku tindak pidana. Termasuk bagi gerombolan gangster yang berisi anak-anak remaja yang menimbulkan keresahan warga beberapa waktu terakhir. (int/adf)