KUDUS, Joglo Jateng – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kudus sejak Selasa (28/1/2025) malam menyebabkan banjir di Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo. Puluhan rumah warga terdampak genangan dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter.
Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi akses jalan desa, sehingga menyulitkan aktivitas warga. Sejumlah kendaraan yang nekat melintas bahkan mengalami mogok akibat kemasukan air.
Salah satu warga, Aris (45), mengungkapkan bahwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat hujan belum juga reda.“Hujan deras sejak malam, air mulai masuk ke gang-gang dan halaman rumah. Ini memang sering terjadi kalau hujan deras,” ujarnya.
Menurut Aris, banjir di Desa Mejobo bukanlah hal baru. Beberapa desa di sekitarnya, seperti Kesambi dan Jojo, juga mengalami kondisi serupa.
Sementara itu, Hadi (38), warga lainnya, menyebutkan bahwa beberapa RT di RW 3 terdampak cukup parah, termasuk RT 2, RT 5, dan RT 6. “Air naik sejak dini hari, tadi pagi sempat bertambah tapi sekarang mulai surut,” kata Hadi.
Ia menduga meningkatnya debit air sungai turut memperparah kondisi banjir di wilayahnya. “Sepertinya ini juga ada limpasan dari tanggul yang jebol di Desa Ngembal dan Gulang,” tambahnya.
Meskipun sudah menjadi langganan banjir, warga tetap berharap ada langkah penanganan yang lebih baik agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan tiba. Saat ini, genangan air mulai berangsur surut, tetapi warga tetap waspada jika hujan kembali turun. (cr7)










