Kendal  

Kawasan Industri Kendal Tambah 1.200 Hektare, Target Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

TINJAU: Executive Director PT Kawasan Industri Kendal Juliani Kusumaningrum bersama Kepala Administrator KEK, Tjertja Karja Adil saat memberikan keterangan di Guest Room Head Office KIK, Selasa (25/2/25). (AGUS RIYADI/JOGLO JATENG)

Selain itu, berbagai insentif fiskal dan non fiskal yang ditawarkan semakin meningkatkan daya tarik bagi para pelaku usaha dari berbagai negara. Juliani mengatakan, KIK yang berstatus KEK memberikan berbagai kemudahan bagi investor, seperti insentif pajak dan kemudahan perizinan.

Terkait dengan jumlah perusahan yang nantinya berdiri di lahan tambahan, besaran jumlah perusahaan bukan menjadi sebuah tolak ukur. “Yang menjadi tolak ukurnya adalah berapa besaran investasi yang didapatkan dan dapat menyerap berapa banyak tenaga kerja,” ungkapnya.

Diterangkan, KIK yang memiliki luas lahan 1.000 hektare menargetkan mampu menyerap 200 ribu tenaga kerja. Jumlah yang sama juga ditargetkan diperluasan lahan 1.200 hektare ini.

Sementara itu, Kepala Administrator KEK, Tjertja Karja Adil menyampaikan, saat ini terjadi tren industri dari China pindah ke Indonesia. “Perusahaan yang relokasi ke sini bukan yang kecil-kecil, tapi perusahaan-perusahaan besar. Inilah trend yang terjadi saat ini,” jelasnya.(ags/sam)