Pembelajaran Lebih Optimal Lewat Deep Learning

Menteri Mu’ti menjelaskan, deep learning merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman mendalam dan pengaplikasian konsep secara lebih baik dan menyenangkan. Model pembelajaran ini mendorong siswa untuk lebih aktif dalam mengeksplorasi konsep dan menghubungkan berbagai disiplin ilmu, mulai dari ilmu kognitif hingga penerapannya dalam dunia nyata.

Dengan menghubungkan antara konsep belajar dan penerapanya di dunia nyata, akan lebih menumbuhkan semangat siswa dalam belajar. Serta meningkatkan pemahaman siswa tentang pelajaran yang didapat di sekolah.

Implementasi Praktis

Sebagai contoh penerapan deep learning pada proses pembelajaran di sekolah adalah ketika pelajaran matematika. Menurut survey Persepsi Siswa Sekolah Dasar terhadap Mata Pelajaran Matematika saat Pandemi Covid-19 2022 (Novita, 2022), ini menjadi mata pelajaran yang paling tidak disukai oleh siswa, padahal matematika salah satu pelajaran paling berpangaruh di dunia.

Matematika salah satu ilmu yang sangat diperlukan dalam kehidupan manusia. Karena melalui matematika ini siswa dilatih agar mampu berpikir dengan sistematis, logis, kritis dan mampu menyelesaikan masalah yang dihadapinya dalam kehidupan nyata (Muzaini et al., 2021; Yunitasari, dkk., 2019).

Dengan menerapkan metode pembelajaran deep learning yang aktif dan inovatif dalam pembelajaran matematika, minat siswa akan meningkat dan pemahaman mengenai ilmu yang diberikan juga akan lebih baik. Tentu hal ini akan menjadikan anak-anak Indonesia menjadi siswa yang unggul dalam bidangnya masing-masing dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga Indonesia emas yang dicanangkan akan terwujud di 2045.

Semoga terobosan ini semakin mendukung pendidikan kita dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa lebih optimal. Amin. (*)