Puncak Arus Balik sudah Terlewati

Belasan Ribu Kendaraan Lewati GT Kalikangkung Kemarin

SUASANA: Sejumlah transportasi umum yang dari arah Kendal sedang melewati Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Semarang - Batang, Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Senin (7/4/25). (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

Puncak Arus Balik Berlangsung pada Sabtu 5 April

Puncak arus balik Lebaran 2025 di Jawa Tengah terjadi pada Sabtu 5 April 2025, dengan jumlah kendaraan yang melintasi Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang mencapai 76.309 unit. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Posko Terpadu Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Muhammad Fatwa.

“Puncak arus balik terjadi pada Sabtu (5/4) kemarin kurang lebih 76.309 kendaraan yang keluar dari Jawa Tengah dan H+5 sudah agak landai, agak turun di kurang lebih 65.772 kendaraan,” jelasnya saat di temui di Kantor Dishub Jateng, Senin (7/4/25).

Menurut Fatwa, total kendaraan yang menuju arah Semarang (arus mudik) sejak 21 Maret – 6 April 2025 mencapai 506.293 unit. Angka ini meningkat 3,76 persen dibandingkan dengan Lebaran tahun 2024 lalu. Sementara itu, kendaraan yang menuju arah Jakarta (arus balik) sebanyak 431.718 unit.

“Volume lalu lintas (arus balik, Red.) di GT Kalikangkung sampai dengan H+5 (Lebaran, Red.) terjadi kenaikan 5,53 persen dibanding tahun 2024,” imbuhnya.

Selain itu, Fatwa juga menyebutkan bahwa terdapat kendaraan yang masuk dan keluar Jawa Tengah melalui ruas jalan biasa. Yakni 957.387 kendaraan masuk Jateng dan 857.245 kendaraan keluar Jateng.

“Kemudian, terkait dengan jumlah moda transportasi untuk seluruh moda yang masuk ke Jawa Tengah kurang lebih 1.227.742. Sedangkan yang keluar sampai dengan saat ini adalah 1.114.532,” bebernya.

Hingga kemarin, Dishub Jateng masih memprioritaskan arus balik dan masih memberlakukan one way nasional di ruas jalan tol. Namun, one way lokal sudah diberhentikan, sehingga tol arah Semarang–Salatiga dan sebaliknya sudah kembali normal.

“Saat ini kita prioritasnya untuk arus balik dahulu, untuk one way, untuk lokal info dari tadi jam 10.37 itu one way lokal sudah di diberhentikan. Artinya dari Banyumanik sampai Salatiga sudah dibuka normal kembali. Sementara kita konsennya untuk one way nasional yang itu memang sampai sekarang masih diberlakukan dan sifatnya situasional,” tegasnya.