Sementara Kepala Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando menjelaskan, pihaknya telah berusaha melakukan mediasi dengan sejumlah pengusaha stockpile. Terutama untuk memastikan terkait perizinan usaha tersebut.
“Nanti juga akan ada tim yang akan mengkaji ulang dan untuk evaluasi, kenapa izin itu bisa hadir disini, kenapa makin lama volumenya besar? Kenapa semakin lama ke sini kok akhirnya dampak kepada masyarakatnya semakin tinggi? Nah itu harus ada evaluasi. Nanti Ibu Bupati yang akan memimpin rapat terkait pembentukan tim ini,” bebernya.
Febi, sapaan akrabnya, mengungkapkan dari hasil kunjungannya ke sejumlah stockpile, para pengusaha mengaku legalitas perizinan usaha mereka sudah lengkap.
“Besok akan diserahkan mereka ke Pak Camat. Nanti setelah itu kita akan kaji bersama-sama. Kalau tidak berizin risikonya bisa dilakukan penutupan oleh pemerintah melalui Satpol PP selaku penegak Perda,” pungkasnya. (ags/adf)










