Kendal  

Sempat Viral Diisukan Mandek, Begini Fakta Progres Pembangunan RSNU Kendal Saat Ini

LOKASI: Proses pembangunan RSNU di Jalan Tentara Pelajar Kendal, Selasa (23/6/2026). (AGUS RIYADI/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kendal yang sempat menjadi perbincangan di media sosial terkait dugaan keterlambatan pembangunan, disebut tetap berjalan sesuai tahapan. Hingga pertengahan tahun 2026, progres pembangunan rumah sakit tersebut telah mencapai sekitar 50 persen.

Ketua Panitia Pembangunan RSNU Kendal, Sugiono, mengatakan pekerjaan konstruksi saat ini terus berlangsung dengan sistem pembagian tugas pada sejumlah bagian pekerjaan agar proses pembangunan lebih efektif dan terukur. Menurutnya, pekerjaan yang sedang dikerjakan meliputi pemasangan lantai, rangka atap, pemasangan jendela, serta berbagai pekerjaan teknis lainnya yang dilakukan secara bertahap oleh tim yang berbeda.

“Pekerjaan dilakukan secara terpisah agar lebih cepat dan terkontrol. Mulai Rabu (24/6/2026) mendatang, kami akan memprioritaskan kembali pekerjaan sesuai rencana yang telah disusun,” kata Sugiono saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan RSNU Kendal tidak mengalami hambatan berarti. Sistem pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak sesuai bidang masing-masing guna mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Panitia menargetkan pada akhir tahun 2026 progres pembangunan dapat mencapai sekitar 80 persen. Pada tahap tersebut juga direncanakan dimulainya proses uji operasional rumah sakit.

Sugiono menuturkan, fokus utama pembangunan saat ini tidak hanya pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga menyiapkan fasilitas agar rumah sakit dapat segera memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Yang terpenting adalah bangunan bisa segera beroperasi. Penyempurnaan fisik bisa dilakukan secara bertahap setelahnya,” terangnya.

Terkait kebutuhan anggaran, pembangunan RSNU Kendal secara keseluruhan diperkirakan membutuhkan dana antara Rp 60 miliar hingga Rp 70 miliar. Meski demikian, panitia menyebut pembangunan tahap prioritas dapat terus berjalan dengan dukungan pendanaan yang tersedia.

Sebelumnya, RSNU Kendal menerima hibah sebesar Rp 8 miliar dari Pemerintah Kabupaten Kendal pada masa kepemimpinan Bupati Dico M. Ganinduto. Selain itu, pembangunan rumah sakit tersebut kembali memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp 20 miliar dari Pemerintah Kabupaten Kendal saat ini.

Dengan dukungan anggaran tersebut, panitia berharap percepatan pembangunan RSNU Kendal dapat terus berjalan sehingga rumah sakit tersebut segera dapat difungsikan untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kendal. (ags/gih/rds)