Bandara Ahmad Yani Semarang Layani 177 Ribu Penumpang Selama Lebaran 2025

AKTIVITAS: Masyarakat saat menggunakan layanan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Aktivitas penumpang di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mulai landai setelah mengalami kepadatan saat puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2025. Posko pelayanan mudik yang telah beroperasi selama 22 hari sejak 21 Maret – 11 April 2025 pun resmi ditutup pada Sabtu (12/4/2025).

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Fajar Purwawidada menyampaikan, sebanyak 177.881 penumpang terlayani saat arus mudik dan balik Lebaran 2025. Jumlah ini mengalami peningkatan lima persen dibanding periode Lebaran 2024 lalu.

“Selama posko itu di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ini kita telah melayani sebanyak 177.881 penumpang,” jelas Fajar usai penutupan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran.

Selain itu, selama periode posko berlangsung tercatat ada 1.324 penerbangan dengan 97 extra flight atau penambahan penerbangan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Sedangkan muatan kargo volumenya mencapai 1.500 ton. Fajar menyebut dari extra flight tersebut, mayoritas penerbangannya menuju Jakarta dan Kalimantan.

“Kebanyakan adalah ke Jakarta ya Cengkareng, Halim. Kemudian, kota-kota yang ada di Kalimantan,” bebernya.

Fajar memerinci, pada saat puncak arus mudiknya 28 Maret 2025 lalu, Bandara Jenderal Ahmad Yani melayani 9.700 penumpang. Sedangkan saat arus balik pada 6 April 2025 meningkat dengan total 10.400 penumpang. Pihaknya menyebut adanya diskon pesawat hingga 50 persen ini tentu mempengaruhi peningkatan jumlah pemudik yang memilih pulang ke kampung halaman dan kembali ke kota dengan menggunakan pesawat.

“Kemarin kita sudah komunikasi juga dengan pihak Garuda dan Airline rata-rata penumpangan tiket adalah sebesar 16 persen, dan ini tentu sangat membantu dari penumpang yang melakukan mudik melalui angkutan udara. Sehingga untuk minat atau pilihan masyarakat yang melalui angkutan udara menjadi meningkat,” tegasnya.

Lebih lanjut pihaknya mengaku saat weekend, yakni pada 12-13 April 2025 jumlah penumpang yang di Bandara Ahmad Yani Semarang masih ramai. Sebab masih ada pemudik yang memilih balik di tanggal tersebut.

“Kemungkinan di weekend ini sampai hari Minggu kita masih tinggi untuk penumpang yang kembali melalui bandara. Untuk rata-rata harinya kita di 7.000 – 8.000 untuk di weekend ini,” ungkapnya.

Fajar juga menginformasikan bahwa ada sejumlah pengembangan rute penerbangan dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Rute baru tersebut menuju Tarakan, Jambi, dan Pangkalpinang. Dengan rute baru ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang ingin bepergian.

“Beberapa minggu ini kita telah melakukan penambahan penerbangan, Yaitu yang pertama tarakan itu sudah berjalan, kemudian kemarin itu Jambi dan ke Pangkalpinang,” tandasnya. (luk/adf)