Dia juga menyatakan perlu mengecek ke berbagai dinas terkait untuk memastikan soal perizinan dari usaha tersebut.
“Yang jelas, apa yang disuarakan Bapak dan Ibu dari empat desa ini akan segera kita tindaklanjuti,” tandas Mbak Tika.
Salah satu perwakilan warga, Alex Susanto yang juga Ketua RT 11 Desa Bumiayu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati yang telah merespons secara cepat aksi warga tersebut.
“Pokoknya kami minta kepada Ibu Bupati, stockpile harus ditutup. Ada izinnya atau tidak, pokonya warga empat desa minta ditutup,” kata Alex.
Menurutnya, sikap itu diambil warga karena pihak stockpile tidak pernah punya niat baik untuk merespons keluhan warga yang terganggu.
“Lihat sendiri, warga bergotong royong membersihkan jalan dari debu dan tanah sisa truk dump. Bahkan, mereka juga iuran untuk beli material buat mengecor jalan yang rusak. Itu mereka lakukan karena kemarin pihak stockpile berjanji mau memperbaiki kerusakan jalan, tetapi sampai sekarang tidak dilakukan,” jelasnya. (ags/adf)










