Di bawah kepemimpinannya, DWP Rembang memprioritaskan keaktifan anggota dalam setiap kegiatan. Tidak hanya untuk berkumpul atau bersilaturahmi, tetapi sebagai sarana menggali ilmu dan pengalaman di berbagai bidang.
“DWP tidak hanya berkumpul saja, namun bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman. Misalnya di bidang pendidikan, kesehatan, keterampilan. Sehingga semangatnya harus lebih ditingkatkan ke depan,” ujarnya.
Tak hanya aktif di DWP, ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan seperti PKK. Ia menekankan pentingnya kemampuan perempuan, terutama istri ASN, dalam mengelola waktu.
“Kita sebagai perempuan harus bisa membagi waktu. Khusunya memanajemen waktu sebaik mungkin,” bebernya.(uma/iza)










