Menjelang Purna, Kepala Dukcapil Rembang Tuntaskan Tugas yang Tersisa

REMBANG, Joglo Jateng – Menjelang akhir masa jabatannya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Rembang, Suparmin mengakui, masih terdapat beberapa pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan.

Salah satunya adalah pelaksanaan pelayanan online di seluruh desa yang belum sepenuhnya optimal.

Suparmin yang akan memasuki masa purna tugas dalam waktu dekat. Ia menyampaikan, sebenarnya layanan administrasi kependudukan berbasis digital di tingkat desa sudah berjalan.

Namun, program tersebut belum mencapai target seratus hari kerja karena beberapa kendala teknis dan sumber daya manusia (SDM).

“Launching pelayanan online setiap desa sebenarnya sudah jalan. Tapi memang belum bisa kita launching untuk seratus hari karena masih ada beberapa kendala di lapangan,” terangnya belum lama ini.

Menurutnya, dari total kecamatan di Kabupaten Rembang, masih ada empat kecamatan yang belum menyelesaikan proses rekam dan cetak KTP elektronik.

Hal ini turut mempengaruhi keberlangsungan dan efektivitas dari pelayanan online yang sudah dirintis.

“Kendala utamanya itu ada pada SDM di lapangan dan juga masalah pada server yang kadang tidak stabil. Empat kecamatan ini, termasuk Kecamatan Sarang, memang belum optimal dalam pelaksanaan rekam-cetak KTP,” jelasnya.

Program pelayanan online di tingkat desa sendiri tujuannya untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan administrasi.

Seperti pembuatan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan dokumen kependudukan lainnya tanpa harus datang langsung ke kantor Dukcapil kabupaten.

Namun, dalam evaluasi sementara, masih ditemukan beberapa kekurangan yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Terutama dalam hal penguatan infrastruktur teknologi dan peningkatan kapasitas SDM.

“Kami sudah evaluasi secara berkala, dan memang perlu ada pendampingan khusus di desa-desa tertentu. Beberapa operator belum terbiasa dengan sistem yang ada, jadi proses input data sering kali mengalami keterlambatan,” tuturnya.

Meski demikian, ia tetap optimistis program pelayanan online ini akan menjadi fondasi yang baik bagi kepemimpinan selanjutnya di Dukcapil Rembang.

“Saya berharap setelah saya purna tugas nanti, program ini bisa diteruskan dan ditingkatkan. Potensinya besar untuk memudahkan masyarakat, tinggal dibenahi saja kekurangan yang ada,” pungkasnya. (uma/fat).