BPJS Gratis Kembali Aktif, Warga Rembang Bisa Berobat Tanpa Khawatir Biaya

Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’. (HUMAS / JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang kembali mengaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat penerima bantuan iuran (PBI), khususnya warga kurang mampu. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi warga prasejahtera yang selama ini bergantung pada layanan kesehatan gratis dari pemerintah.

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, menyampaikan bahwa saat ini BPJS PBI yang didanai oleh Pemkab telah kembali aktif. “Alhamdulillah, saat ini BPJS PBI sudah normal. Masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan bisa berobat tanpa perlu khawatir soal biaya,” ungkapnya, Selasa (3/6/2025).

Selain reaktivasi BPJS, Rembang juga ditunjuk sebagai salah satu pilot project program Telemedisin BPJS Kesehatan, bersama dengan Kabupaten Pekalongan. Melalui program ini, warga bisa berkonsultasi dengan dokter secara digital tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan di kota.

“Warga desa sekarang tidak perlu jauh-jauh ke kota. Lewat telemedisin, konsultasi cukup dilakukan dari rumah atau puskesmas terdekat,” tambah Hanies.

Saat ini, sebanyak 10 puskesmas di Rembang telah menyediakan layanan telemedisin, antara lain Puskesmas Kaliori, Gunem, Kragan, Sarang, hingga Sluke.

Dalam visi dan misinya, Pemkab Rembang juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana kesehatan. Peningkatan tersebut mencakup perbaikan fasilitas puskesmas, puskesmas pembantu, hingga puskesmas keliling agar menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di pelosok daerah.

“Kami ingin memastikan seluruh warga Rembang memiliki akses layanan kesehatan yang layak, berkualitas, dan terjangkau,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Rembang menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif dan merata untuk seluruh lapisan masyarakat.(uma/sam)