KUDUS, Joglo Jateng – Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kudus, Antoni Alfin, menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang sempat menyebut pilih PSI saat ditanya awak media antara PPP atau PSI. Meski pernyataan itu disampaikan dengan nada santai, Antoni melihat adanya sinyal politik yang cukup kuat.
“Kemarin saya sempat lihat tayangan itu. Waktu ditanya wartawan, Pak Jokowi bilang ‘pilih PSI’. Walaupun nadanya seperti bercanda, saya kira itu ada keseriusan tersirat,” ujar Antoni saat ditemui di Kudus, Selasa (10/6/2025).
Menurutnya, pilihan partai politik merupakan hak pribadi Jokowi. Namun secara pribadi, Antoni yakin bahwa arah politik Jokowi lebih condong ke PSI daripada ke partai lain seperti PPP atau Partai Golkar.
“Pak Jokowi memang belum resmi bergabung, tetapi kami melihat peluang itu besar. Kalau beliau bergabung dengan PSI, ini akan berdampak besar terhadap elektabilitas partai, terutama di daerah,” ungkapnya.
Antoni juga menegaskan bahwa dinamika politik masih sangat terbuka. Meski Jokowi belum mendaftar secara resmi ke PSI, keputusannya bisa saja berubah mendekati momentum politik tertentu.
“Kita tahu politik itu dinamis. Tapi saya yakin, secara ideologis dan semangat pembaruan, PSI adalah rumah yang cocok untuk beliau,” tambahnya.










