DEMAK, Joglo Jateng – RSUD Dr Adhyatma MPH Tugurejo kembali menggelar Layangan Dokter Spesialis Keliling (Speling), kali ini kegiatan ddilaksanakan di Puskermas Pembantu 2 Sayung, Kabupaten Demak. Jumat (13/6).
Total ada sebanyak 73 pasien yang di periksa pada kegiatan itu, diantaranya 69 pasien dewasa usia 40 tahun sampai dengan 60 tahun dan empat pasien anak usia 1,5 tahun sampai 13 tahun.
Kasi Penunjang Non Medik, Santoso menyampaikan pada kegiatan itu ada tiga dokter spesialis yang diturunkan, yakni Spesialis Obstetri dan Ginekologi atau Dokter Kandungan, Spesialis Kulit Kelamin.
Kemudian Dokter Spesialis internis atau Penyakit Dalam.
“Program ini kan yang kesekian kalinya kita terlibat dalam rangka program dari Bapak Gubernur terkait spelling ya. Di Rumah Sakit Adhyatma ini sudah terlibat di beberapa titik, salah satunya hari ini tadi di Puskesmas Pembantu 2 Sayung di Demak. Ini tadi kita dengan tim, dan tiga Dokter spesialis,” kata Santoso saat dihubungi Joglo Jateng. Jumat (13/6).
Adapun Dokter Spesialis yang terlibat antara lain Dokter Spesialis Kadungan Ahli Utama, dr. Diana Handaria Sp.OG, lalu Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Ahli Madya, dr. Irma Yasmin Sp.KK dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Ahlii Pertama dr. Guma Yuniharizky Sp.PD.
Santoso mengaku pada Layanan Speling kali ini, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin menemukan kasus kanker kulit pada salah satu pasien yang dirujuk untuk penangana lebih lanjut.
Selain itu, ada juga pasien dengan gejala penyakit kulit lainnya seperti gatal dan jamur yang diberikan pengobatan gratis.
“Tadi dokter penyakit kulit itu pasiennya ada 13. Nah, salah satunya kita rujuk itu karena kanker kulit. Yang dua belasnya kita berikan pengobatan baik itu oral maupun dengan obat luar atau salep karea memiliki gejala gatal atau jamur kulit,” jelasnya.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, kata Santoso, juga melakukan pemeriksaan USG yang didampingi oleh dokter umum Puskesmas Sayung.
Selain itu, ada juga kegiatan tranfer of knowledge dari dokter spesialis kandungan kepada dokter-dokter di Puskesmas.
“Kemudian kegiatannya Dokter Kandungan itu juga ada kegiatan USG yang didampingi oleh dokter umumnya Puskesmas Sayung. Di situ juga ada transfer of knowledge dari dokter spesialis kandungan kami kepada dokter-dokter yang ada di Puskesmas,” bebernya.
Santoso juga merinci ada beberapa tim pendukung yang diterjunkan dalam kegiatan ini.
Terdiri dari dua perawat, satu bidan, satu apoteker, dan satu asisten apoteker.
“Selain itu, ada juga tim humas untuk dokumentasi dan dua driver untuk mengoperasikan mobil operasional dan ambulans,” imbuhnya.










