Pegadaian Fasilitasi Pinjaman Modal Kerja Emas untuk UMKM Perhiasan

Departemen Business Support PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Tyas Ari Hidayat, dalam konferensi pers di Semarang, Kamis (19/6). (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG).

Disinggung terkait risiko fluktuasi harga emas, Tyas mengingatkan masyarakat agar tidak berpikir jangka pendek dalam investasi logam mulia. Sebab, investasi emas direkomendasikan untuk jangka panjang.

“Kalau hitungannya jangka pendek, pasti rugi. Minimal satu sampai dua tahun baru bisa impas (BEP). Emas itu untuk lindungi kekayaan, bukan semata-mata cari untung cepat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Tyas juga membagikan kiat menabung emas bagi masyarakat, yakni dengan menyisihkan penghasilan secara rutin tiap bulan.

“Sisihkan penghasilan rutin setiap bulan untuk ditabung dalam bentuk emas. Ini salah satu cara aman berinvestasi,” sarannya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Pegadaian merambah investasi kripto seperti Bitcoin, Tyas menegaskan bahwa hal tersebut belum menjadi opsi.

“Enggak ada rencana ke Bitcoin. Risikonya tinggi, enggak ada fundamentalnya. Insyaallah Pegadaian enggak ke sana,” tutupnya. (luk).