Tak Cuma Atasi Stunting, Program Makan Bergizi Gratis di Purbalingga Beri Efek Ganda ke Ekonomi Lokal

SIMBOLIS: Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani saat meluncurkan Program MBG yang dikelola Yayasan Cahaya Putra Cendekia di Kecamatan Pengadegan, Senin (7/7/25). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

Sementara itu, Kepala SPPG Yayasan Cahaya Putra Cendekia, Intan Daud menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan, pihaknya melayani 1.521 penerima manfaat. Jumlah itu terdiri dari siswa TK/KB, PAUD, SD, serta kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui dan balita).

“Saat ini karena masih libur sekolah, siswa SMP dan SMA belum terlayani. Pelayanan untuk mereka akan dimulai pada 14 Juli 2025,” ungkapnya.

Setelah seluruh jenjang pendidikan aktif kembali, total penerima manfaat yang dilayani akan mencapai 3.148 orang. Menu makanan yang disajikan, menurutnya tidak dibedakan. Namun disesuaikan berdasarkan usia dan kebutuhan gizi (AKG) masing-masing penerima manfaat oleh tim ahli gizi yang bertugas.

Adapun tim pelaksana di SPPG ini terdiri dari 1 kepala SPPG, 1 ahli gizi, 1 akuntan dan 47 relawan yang seluruhnya merupakan warga lokal. Untuk bahan pangan, khususnya sayur-mayur, dipasok dari Desa Serang, Kecamatan Karangreja. (abd/sam)