Kendal  

“Bicara Rasa”, Kafe Tunarungu di Kendal yang Sajikan Cinta dalam Secangkir Kopi

DISAJIKAN: Pengunjung hotel siap menikmati kopi racikan Barista tuna rungu. (AGUS RIYADI/JOGLO JATENG)

Owner Hotel Sae Inn, Fransisca Cokro Handoko, menjelaskan bahwa Kafe Bicara Rasa adalah bentuk nyata dari komitmen hotel untuk memberikan ruang berkarya bagi penyandang disabilitas.

“Lebih dari sekadar pelatihan, ini adalah panggung untuk menunjukkan bahwa keterbatasan tidak membatasi rasa. Dari secangkir kopi yang diracik dengan cinta, lahir pesan kuat bahwa semua orang bisa berkarya jika diberi kesempatan,” ujar Sisca sapaan akrabnya.

Ia yang juga menjabat Ketua KADIN Kendal ini menuturkan bahwa ide mendirikan kafe ini terinspirasi saat dirinya menginap di sebuah hotel di Surabaya yang juga memberdayakan disabilitas.

“Saat itu saya langsung berpikir, kenapa tidak diterapkan di Kendal? Setelah diskusi dengan Kepala Dinsos Kendal, program ini akhirnya terwujud,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari 12 peserta pelatihan, tujuh orang memilih bergabung sebagai barista di hotel, sementara sisanya memilih tidak melanjutkan karena alasan jarak dan kondisi pribadi lainnya.

“Kami gaji mereka sama seperti karyawan lain. Karena bagi kami, pelatihan tanpa kesempatan kerja tidak cukup berarti. Di luar sana belum tentu ada yang mau menerima mereka,” tegas Sisca.

Pihaknya juga membuka peluang untuk pelatihan tahap berikutnya, sekaligus menjajaki kerja sama dengan kafe lain agar lulusan program ini bisa diserap lebih luas di dunia kerja. (ags/adf)