QJI Angkat Potensi Budaya Jateng dan Dorong Transaksi Digital

SEMARAK: Sebanyak 30 tim peserta QRIS Jelajah Budaya Indonesia (QJI) 2025 resmi dilepas dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah pada Minggu (17/8/2025). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Sebanyak 30 tim peserta QRIS Jelajah Budaya Indonesia (QJI) 2025 resmi dilepas dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah pada Minggu (17/8), bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Mereka menjelajahi pesisir Pantura Jawa Tengah dengan misi ganda. Mengangkat potensi budaya lokal sekaligus mengampanyekan transaksi digital melalui QRIS.

Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra mengatakan, kegiatan ini merupakan puncak dari Pekan QRIS Nasional (PQN) 2025 yang digelar serentak di berbagai daerah. Tahun ini QJI mengusung tema “Condroning Pesisir”, yang terinspirasi dari seni batik Tiga Negeri Lasem, tradisi dolanan Mangkunegaran hingga pesona bahari di Jepara dan Karimunjawa.

“QRIS Jelajah Budaya Indonesia merupakan kampanye yang mengajak masyarakat untuk berwisata sekaligus bertransaksi dengan instrumen keuangan digital. Melalui kegiatan ini, BI Jateng mengajak peserta menyelami dan melestarikan kekayaan budaya Jawa Tengah. Seperti wastra, dolanan, serta sejarah akulturasi budaya,” jelas Rahmat.

Selama lima hari, para peserta akan melintasi Semarang, Kudus, Rembang, Lasem, Jepara hingga Karimunjawa. Selain mengeksplorasi budaya dan wisata, mereka diwajibkan menggunakan aplikasi Jejak Wisata Sejarah (Jasirah) dalam perjalanan.

Setiap destinasi dipilih untuk menampilkan nilai keterampilan, kesabaran, dan kearifan lokal, yang kini dipadukan dengan teknologi pembayaran digital. Rahmat menegaskan, QJI tidak hanya menjadi ajang promosi budaya, melainkan juga sarana edukasi publik agar makin terbiasa bertransaksi non-tunai.

“Dengan QJI, kami tidak hanya menampilkan pesona budaya Jawa Tengah, tapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya digitalisasi pembayaran sebagai bagian dari gaya hidup modern,” imbuhnya.

Selain pelepasan peserta, BI Jateng juga meluncurkan inovasi QRIS Tap NFC dengan tema “Rayakan Digitalisasi! QRISnya Satu Menangnya Banyak!”. Di Kota Semarang, layanan baru ini sudah bisa digunakan pada BRT Trans Semarang. Warga cukup melakukan sekali tap untuk menikmati perjalanan.

Selama periode 16–18 Agustus, BI Jateng bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang memberikan promo khusus Rp80 untuk 1.000 transaksi per hari.

“Peluncuran QRIS Tap di Trans Semarang merupakan bagian dari upaya memperluas digitalisasi sistem pembayaran, sekaligus memberikan pengalaman transaksi yang cepat, mudah, dan efisien bagi masyarakat,” tandas Rahmat. (luk/adf)