KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menegaskan dukungannya terhadap langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang berupaya menjadikan wilayahnya sebagai rumah ramah investor. Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) belum lama ini.
Bupati Sam’ani menyebut, Kudus siap berperan aktif dalam menggenjot investasi. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Kehadiran rombongan Pemkab Kudus menegaskan dukungan pada momentum kebersamaan masyarakat Jawa Tengah. Kudus siap berkontribusi dalam bidang investasi, kesejahteraan, dan daya saing daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta setiap daerah menyiapkan kawasan khusus penanaman modal. Hal ini sebagai magnet investor, sebagaimana yang dilakukan Kabupaten Batang.
”Investasi di Batang semester pertama 2025 mencatat Rp2,68 triliun. Ini membuktikan kawasan industri mampu mendongkrak PAD sekaligus menyejahterakan rakyat. Saya minta daerah lain segera menyiapkan kawasan serupa,” tegasnya.
Menurutnya, Jawa Tengah saat ini memiliki delapan kawasan industri yang berpotensi besar untuk dikembangkan. Investasi menjadi prioritas utama, selain sektor pangan yang selama ini menjadi andalan.
”Investasi kawasan industri akan memudahkan investor sekaligus memperkuat ekonomi daerah maupun nasional,” imbuhnya.
Enam bulan menjabat, Luthfi mengklaim kinerja Pemprov Jateng mencatat tren positif. Pertumbuhan ekonomi meningkat dari 4,98 persen menjadi 5,28 persen pada triwulan II 2025. Angka kemiskinan juga berhasil ditekan dari 9,58 persen menjadi 9,48 persen.
Sementara itu, realisasi investasi semester I 2025 mencapai Rp45,58 triliun dengan serapan tenaga kerja hingga 222.373 orang. Capaian tersebut menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan investasi tertinggi di Pulau Jawa. (adm/fat)










