KENDAL, Joglo Jateng – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kendal kembali membuka peluang kerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kali ini, KDMP menjalin kontak bisnis dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk pengelolaan usaha subpangkalan gas LPG 3 kilogram.
Pertemuan tersebut digelar di Ruang Abdi Praja Setda Kendal, Rabu (10/9/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari atau yang akrab disapa Mbak Tika.
Dalam kesempatan itu, Mbak Tika, menyambut baik langkah tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan BUMN akan memperkuat peran KDMP dalam membangun kemandirian ekonomi desa.
“Pemkab Kendal mendukung penuh agar koperasi desa bisa berkembang. Ke depan, akan lebih banyak lagi BUMN yang kami ajak untuk bermitra dengan KDMP,” tegasnya.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kendal, Toni Ariwibowo, menjelaskan saat ini terdapat 286 KDMP di Kendal, dengan 108 di antaranya sudah beroperasi. Sebagian besar koperasi menjalankan usaha layanan laku pandai bekerja sama dengan Bank Jateng dan BRI. Selain itu, KDMP juga merambah sektor toko kelontong bersama Bulog dan IDFood, serta tengah menjajaki peluang dengan Indogrosir.
“Hampir semua BUMN menawarkan kerjasama. Saat ini Pertamina membuka peluang bisnis subpangkalan LPG 3 kg. Oktober nanti kami optimistis semua KDMP sudah bisa beroperasi, termasuk yang masih menunggu pemberkasan,” kata Toni.
Sementara itu, Raditya Reviani, CEO’s Brand Manager Rayon VII Gas PT Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa kontak bisnis yang dilakukan masih dalam tahap pendataan dan komunikasi.
“Kami tawarkan skema usaha ini kepada koperasi. Jika mereka berminat, akan kami data dan tindaklanjuti sesuai persyaratan yang berlaku,” jelasnya.
Ditambahkannya, hingga sejauh ini, KDMP di Kendal telah menjalin kerjasama dengan sejumlah BUMN, di antaranya BRI, BNI, Mandiri, Pupuk Indonesia, Telkom, Pos Indonesia, hingga Bulog.(ags/iza)










