Selain itu, Dishub Jawa Tengah juga fokus memperkuat integrasi multimoda. Bandara, pelabuhan, dan kereta api akan disambungkan dengan transportasi publik regional seperti Trans Jateng dan Trans Semarang.
“Kemarin kan kita launching si-Anteng menggunakan QRIS Bank Jateng. Nanti Oktober tanggal 1 kita pakai QRIS, jadi modernisasi ini agar akuntabilitas untuk Jateng semakin meningkat,” tambahnya.
Miko menuturkan, perluasan layanan Trans Jateng juga terus dipersiapkan. Sesuai RPJMD, pada 2027 mendatang ditargetkan ada dua koridor baru yang akan beroperasi. Salah satunya rute Purworejo-Wonosobo-Magelang-Mungkid-Temanggung (Purwo-Manggung).
“(Tahun, Red.) 2026 kita mematangkan koridor-koridor yang kita harapkan bisa dibentuk. Tapi nanti juga tergantung pada kesiapan kabupaten kota. Kalau progresnya baik sekali, ada kemungkinan Pak Gubernur melakukan percepatan-percepatan yang lain,” pungkasnya. (luk/adf)










