Inovasi Parkir Purworejo: Dishub Luncurkan QRIS Statis Sebagai Alternatif Pembayaran

Kepala Dinas Perhubungan Purworejo, Agus Widiyanto. (MARNIE/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Dinas Perhubungan (Dishub) Purworejo kini tengah mempersiapkan QRIS statis sebagai alternatif pembayaran parkir di Kabupaten Purworejo. Adapun penggunaan QRIS sebagai alternatif pembayaran retribusi parkir ini, akan segera disosialisasikan.

“Insyaallah, tahun ini bisa menggunakan QRIS statis. Itu sebagai alternatif pembayaran saja, karena belum semua masyarakat mau dan sudah menggunakan dompet digital atau mobile banking untuk QRIS. Kami berharap masyarakat bisa menggunakan QRIS untuk membayar parkir supaya tidak ada lagi keluhan bayar parkir motor Rp2.000 tidak ada kembalian,” ujar Kepala Dishub Purworejo Agus Widiyanto, Senin (29/9/25).

Diketahui, Aliansi Mahasiswa Purworejo beberapa waktu lalu melangsungkan audiensi dengan Forkopimda di Ruang Rapat Paripurna DPRD Purworejo, mengusulkan agar mahasiswa dan pelajar digratiskan dari biaya parkir.

Tak hanya itu, mereka juga mengeluhkan adanya juru parkir (jukir) yang tak memakai identitas. Bahkan hanya berbaju seadanya, sehingga memperlihatkan badannya yang bertato.

Agus menjelaskan, telah memberikan penanda untuk para jukir. Apa yang diusulkan oleh para mahasiswa, sebenarnya telah dilakukan.

“Mulai dari kaki sampai kepala kami berikan. Rompi, topi dan ID card bernama dan berlokasi masing-masing jukir telah kami berikan. Saya sempat berkeliling, yang tidak memakai ID card saya tegur. Banyak yang bilang rusak, saat ini kami sedang mempersiapkan ID card baru bekerja sama dengan Bank Jateng,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk usulan parkir gratis bagi mahasiswa dan pelajar, perlu kajian lebih mendalam. Karena ada beberapa pihak yang terlibat dalam urusan perparkiran. “Kita lihat aturannya dulu, dalam aturan yang berlaku mengatur, semua yang menggunakan fasilitas milik negara diwajibkan membayar retribusi,” pungkasnya. (mrn/sam)