KUDUS, Joglo Jateng – SD Negeri 6 Getassrabi memanfaatkan perangkat Chromebook yang sebelumnya hanya digunakan untuk pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kini, laptop tersebut menjadi sarana pembelajaran digital sehari-hari bagi siswa. Khususnya kelas 5 dan 6.
Kepala SD 6 Getassrabi, Anita Eka Wahyuningsih Khasanah mendorong agar perangkat tersebut aktif digunakan siswa dan guru dalam proses belajar mengajar. Dirinya menyarankan Chromebook ini tidak hanya dipajang di lemari.
“Ini kalau tidak dipakai justru malah rusak. Iya, harus dipanasi terus,” ungkapnya.
Dengan fasilitas yang sudah tersedia, ruang laboratorium komputer kini berfungsi sebagai ruang belajar multifungsi. Tidak hanya untuk ANBK, ruang ini juga digunakan untuk program-program digital seperti belajar mengetik, membuat karya visual, hingga pelatihan penggunaan aplikasi desain.
“Ruangannya jadi multifungsi, dipakai buat apa saja. Saya sarankan ke guru-guru untuk ajari anak-anak ngetik di Google Docs. Karena untuk lomba terakhir seperti FLS3N menulis cerpen, anak-anak sudah tidak menulis tangan lagi,” tambahnya.
Dalam upaya peningkatan literasi digital, guru juga diminta mengenalkan aplikasi desain seperti Canva kepada siswa. Dengan akun Belajar.ID yang difasilitasi pemerintah, siswa dapat mengakses berbagai fitur premium secara gratis.
“Saya mau minta sama guru-guru untuk ngajarin anak desain. Kalau aplikasi Canva di Chromebook pakai akun belajar ID kan fasilitasnya banyak dan gratis. Anak-anak nanti diajarkan bikin poster, terus di-print dan dipajang. Biar mereka tahu, iniloh karyaku,” paparnya.










