Prof Pulung menambahkan, program ini sejalan dengan visi Udinus sebagai kampus unggul di bidang pendidikan dan inovasi. Udinus memastikan kurikulumnya selalu relevan dengan kebutuhan industri, didukung keberadaan laboratorium riset yang membuka ruang kolaborasi dengan mitra nasional maupun internasional.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Abdul Syukur menambahkan, langkah ini juga mendukung implementasi Permen Diktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang standar mutu pendidikan tinggi berorientasi global.
Dalam acara pembukaan, hadir pula Managing Director Coursera India & Asia Pacific Ashutish Gupta, Customer Success Manager Khushboo Kumar, dan Implementation Manager Shikha Sharma. Mereka memberikan paparan terkait peluang global dalam pembelajaran digital dan pemanfaatan teknologi Generative AI (GenAI).
Ashutish menjelaskan, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat dalam pembelajaran daring. Hingga 2024, tercatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar di Coursera dari Indonesia, dengan total 3,2 juta pendaftaran kursus.
“Sebanyak 80 persen pembelajar di Indonesia merasakan manfaat langsung bagi karier mereka. Ini bukti bahwa pembelajaran online menjadi solusi efektif untuk pengembangan diri dan dunia kerja,” katanya. (luk/adf)










