PEMALANG, Joglo Jateng – Mengentaskan angka pengangguran yang naik pada 2024 kemarin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang kembali menggelar Jobfair 2025 di Gedung RGP Pemalang. Gelaran ini merupakan jilid II setelah sebelumnya digelar pada awal tahun. Total ada 6.767 lowongan kerja (loker) diobral oleh 32 perusahaan lokal Pemalang dan wilayah industri Kendal.
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes yang membuka sendiri kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu fokus program yang sebelumnya digelar untuk 100 hari kerja. Pihaknya menghadirkan dan bekerja sama dengan puluhan perusahaan.
Perbedaannya terletak pada sistem pendaftaran. Jika sebelumnya para pencari kerja harus berdesak-desakan, kali ini mereka cukup melampirkan CV melalui sistem online, dan di lokasi para HRD perusahaan langsung menyaring untuk wawancara para pencari kerja.
“Tidak mudah mendatangkan perusahaan-perusahaan ini. Ini merupakan kerja keras pemerintah Kabupaten Pemalang untuk memfasilitasi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan,” ujar Nurkholes, belum lama ini.
Dari total 32 perusahaan, ada 21 perusahaan asal Pemalang dan 11 perusahaan dari luar daerah terutama perusahaan atau pabrik di wilayah industri Kabupaten Kendal. Posisi yang dibuka pun beragam. Totalnya mencapai 109 jabatan, dengan kebutuhan tenaga kerja sebanyak 6.757 orang.
Ia melihat antusiasme para pencari kerja sangat besar. Hal itu terlihat dari data dalam laman www.karirpemalang.com, jumlah pelamar online ini mencapai 6.465 orang. Walaupun banyak, mereka mendapatkan fasilitas job fair yang nyaman karena berada di dalam gedung pertemuan yang besar dan AC ruangan tanpa harus berkeringat kepanasan.
“Mereka di sini tinggal wawancara dan kalau cocok sesuai kriteria bisa lanjut kerja. Di samping itu, kita mohon para pelamar harus tekun dan punya etos kerja. Sebab ada laporan banyak pekerja yang keluar, padahal belum bekerja. Ini jadi catatan agar ke depan banyak perusahaan yang tertarik berinvestasi di Pemalang,” terangnya. (fan/adf)










