Inflasi Jateng November 2025 Melandai ke 0,19 Persen, Lebih Rendah dari Bulan Lalu

Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Andi Reina Sari Hufaid, memberikan keterangan pers terkait inflasi November 2025.
Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Andi Reina Sari Hufaid. (HAFIFAH NUR CHASANAH/JOGLO JATENG)

Emas dan Tiket Pesawat Ikut Naik

Selain pangan, tekanan inflasi juga datang dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan andil 0,04 persen (mtm). Hal ini didorong oleh kenaikan harga emas perhiasan.

Tercatat, harga emas dunia pada November 2025 melonjak 5,97 persen dibanding bulan sebelumnya, dan naik drastis 60,54 persen secara tahunan (year on year).

“Peningkatan harga emas ini sejalan dengan naiknya permintaan aset safe haven karena ketegangan geopolitik global yang masih berlanjut,” jelasnya.

Sektor transportasi juga menyumbang andil inflasi. Tarif angkutan udara terpantau naik di hampir semua rute. Hal ini dipicu oleh kenaikan harga avtur serta lonjakan permintaan perjalanan menjelang libur akhir tahun.

Menyikapi kondisi ini, Bank Indonesia Jawa Tengah memastikan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus diperkuat untuk menjaga ketersediaan pasokan.

“Program pengendalian inflasi kami tujukan untuk menjaga kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi. Target kami inflasi tetap terjaga dalam sasaran 2,5±1 persen year on year,” tandasnya. (hfh/adf)