Peduli Bencana Sumatra, Pelni Semarang Kirim 2,5 Ton Bantuan Logistik

DIANGKUT: PT Pelni bersiap mengirim bantuan logistik untuk korban bencana Sumatra. (HAFIFAH NUR CHASANAH/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – PT Pelni Cabang Semarang resmi memberangkatkan bantuan logistik sebanyak 2,5 ton untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Bantuan tersebut dikirim menggunakan KM Kelimutu tanpa dipungut biaya pengiriman, sebagai bagian dari program solidaritas Pelni untuk korban bencana di Sumatra.

Bantuan yang dikirimkan mencakup berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari pakaian, makanan, obat-obatan, alat kebersihan, hingga barang kebutuhan darurat lainnya. Logistik ini merupakan hasil donasi dari masyarakat umum serta berbagai instansi yang menyalurkan bantuannya melalui PT Pelni Semarang.

Gratis Ongkir hingga Belawan

Kepala Cabang PT Pelni Semarang, Yuniati Fatimah menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat Semarang cukup tinggi dalam memberikan dukungan moral dan materiil bagi warga Sumatra yang sedang tertimpa musibah.

“Bantuan ini disalurkan tanpa biaya pengiriman menuju Jakarta, lalu diteruskan ke Belawan untuk kembali didistribusikan ke titik-titik lokasi bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Yuniati menegaskan, program pengiriman gratis logistik bencana ini diberlakukan di seluruh cabang Pelni di Indonesia hingga pertengahan Desember nanti.

“Kami sudah menginfokan bahwa Pelni menggratiskan pengiriman bantuan untuk korban bencana. Program ini berlaku sampai 14 Desember 2025. Namun, khusus untuk Semarang, pengumpulan kami tutup pada 9 Desember kemarin agar bisa segera diberangkatkan,” terangnya.

Dominasi Kebutuhan Pokok

Logistik yang terkumpul dari Semarang seluruhnya berasal dari donasi perseorangan dan sejumlah instansi. Meskipun belum melibatkan pemerintah daerah dalam tahap pengumpulan, Pelni memastikan distribusi di wilayah bencana akan dilakukan melalui koordinasi ketat dengan pemerintah setempat dan lembaga penanggulangan bencana.

Yuniati merinci, jenis bantuan yang dikirim didominasi oleh bahan kebutuhan pokok serta perlengkapan kebersihan. Termasuk di dalamnya obat-obatan dan pakaian layak pakai yang sangat dibutuhkan para penyintas yang kehilangan tempat tinggal.

“Seluruh bantuan dari Semarang dikirim lebih awal mengingat kebutuhan mendesak masyarakat terdampak. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam kondisi darurat untuk meringankan beban saudara kita di Sumatra,” pungkasnya. (hfh/adf)