KENDAL, Joglo Jateng – Menjelang momentum mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, warga Desa Purworejo, Kecamatan Ringinarum, akhirnya bisa bernafas lega. Palang pintu serta pos jaga di perlintasan sebidang kereta api JPL 54 resmi beroperasi guna menjamin keselamatan warga yang melintas.
Kepala Desa Purworejo, Ahmad Zaini, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya saat peresmian fasilitas keselamatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan palang pintu ini menjadi jawaban atas keresahan warga selama ini, mengingat lokasi tersebut cukup padat aktivitas.
“Sebelum ada palang pintu, banyak orang tua merasa takut. Anak-anak kami sering lewat rel, apalagi Purworejo ini ramai karena ada wisata kolam renang. Dengan adanya palang pintu dan pos jaga ini, alhamdulillah kekhawatiran kami hilang,” ujarnya.
Targetkan Seluruh Perlintasan Aman
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kendal, Muhammad Eko menyampaikan bahwa pembangunan pos jaga di JPL Karangmulyo, Purworejo, dan Penaruban sebenarnya sudah diajukan sejak tahun 2022. Namun, anggaran pembangunan baru bisa direalisasikan pada tahun ini.
“Berkat dukungan Bupati dan DPRD, akhirnya pembangunan ini bisa terealisasi,” jelasnya.
Eko memaparkan, dari total 28 perlintasan sebidang di sepanjang jalur kereta api di Kendal yang membentang 27 kilometer, sebanyak 17 titik kini sudah memiliki pos jaga dan palang pintu resmi. Sisanya, 7 titik dijaga secara swadaya oleh masyarakat, dan 4 titik masih belum dijaga. Dishub menargetkan seluruh perlintasan sebidang bisa aman sepenuhnya pada tahun mendatang.
Selain masalah palang pintu, Eko juga menyoroti pentingnya penerangan jalan umum (PJU) di sekitar lokasi perlintasan. Pihaknya menyatakan siap memperjuangkan pemasangan lampu tambahan demi visibilitas yang lebih baik di malam hari.
“Tinggal tiangnya sudah ada, kita dorong agar segera dipasangi lampunya,” pungkasnya. (ags/adf)










