Diguyur Hujan, Begini Keseruan Siswa SMAN 1 Semarang Sambut Hari Pertama Sekolah

Kepala SMA Negeri 1 Semarang, Kusno
Kepala SMA Negeri 1 Semarang, Kusno. (HAFIFAH NUR CHASANAH/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak pagi tidak menyurutkan semangat para siswa SMAN 1 Semarang menyambut hari pertama masuk sekolah 2026, Senin (5/1). Meski kondisi lapangan upacara becek, antusiasme siswa memulai aktivitas belajar pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tetap terasa hangat.

Kepala SMAN 1 Semarang, Kusno mengungkapkan bahwa momen kembalinya siswa ke sekolah selalu dinantikan. Bagi peserta didik, hari ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan ruang temu kangen bersama teman dan guru setelah libur panjang.

“Hari ini kita bahagia, kita bergembira sekali. Anak-anak, Bapak-Ibu guru, dan keluarga besar SMAN 1 Semarang menyambut hari pertama masuk sekolah 2026. Bagi anak-anak, hari sekolah adalah hari membahagiakan,” ujar Kusno.

Upacara Diganti Senam Indonesia Ceria

Faktor cuaca memaksa pihak sekolah melakukan penyesuaian agenda. Kegiatan upacara bendera yang lazim dilakukan setiap Senin pagi terpaksa ditiadakan dan diganti dengan aktivitas fisik yang lebih menyenangkan di dalam ruangan.

“Kami sebenarnya sudah siap upacara, tetapi karena hujan dan kondisi lapangan tidak memungkinkan, kami memilih senam Indonesia Ceria,” kata Kusno.

Adapun rangkaian kegiatan pengganti upacara tersebut meliputi:

  • Pelaksanaan senam pagi di kelas atau halaman kelas masing-masing.
  • Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak.
  • Memastikan esensi semangat dan kesehatan siswa tetap terjaga.

Berbagi Cerita Liburan dan Doa Syukur

Usai kegiatan fisik, suasana kelas diisi dengan sesi yang lebih santai namun bermakna. Para siswa diajak berbagi cerita dan pengalaman seru selama liburan bersama wali kelas. Canda tawa pun mengalir, mencairkan suasana sebelum masuk ke materi pelajaran semester genap.

Tak lupa, sekolah juga mengajak seluruh civitas academica untuk berdoa bersama. Momen ini dimaknai sebagai wujud syukur atas capaian semester sebelumnya sekaligus harapan untuk kelancaran studi ke depan.

“Ada dua momen penting, rasa syukur setelah satu semester kemarin dengan nilai yang memuaskan, dan persiapan menghadapi semester berikutnya. Kami ingin anak-anak memasuki tahun ini dengan hati yang tenang dan penuh harapan,” tambah Kusno.

Memasuki hari pertama ini, aktivitas belajar-mengajar (KBM) di SMAN 1 Semarang dipastikan langsung berjalan normal. Pihak sekolah berharap dukungan orang tua dan pemerintah terus mengalir agar proses pembentukan karakter dan akademik siswa berjalan optimal. (hfh/gih)