Jembatan Mendelem Pemalang Ambruk, Pemkab Kebut Bangun Akses Darurat

Wakil Bupati Pemalang Nurkholes meninjau kondisi Jembatan Mendelem yang ambruk akibat pergeseran tanah.
PASTIKAN AMAN: Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes meninjau kondisi jembatan darurat, Senin (9/2/26). (HUMAS/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pemalang menyebabkan Jembatan Mendelem ambruk pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Jembatan vital yang menghubungkan Desa Semingkir dan Desa Wisnu ini runtuh akibat pergeseran tanah yang dipicu cuaca ekstrem.

Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes yang meninjau langsung lokasi kejadian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski demikian, kerusakan infrastruktur tergolong sangat parah sehingga memutus akses mobilitas warga.

“Alhamdulillah tidak ada korban apa pun, tetapi infrastruktur sangat parah sekali,” ujar Nurkholes di sela-sela pengecekan.

Diketahui, jembatan tersebut sebelumnya memang telah ditutup total selama tiga hari sebelum kejadian karena kondisi tanah yang labil dan membahayakan pengguna jalan.

Target Rampung Sebelum Puasa

Merespons putusnya akses utama warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bergerak cepat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemalang, Joko Asmoro menyatakan bahwa pihaknya akan segera membangun jembatan darurat.

Pembangunan ini ditargetkan selesai dalam waktu singkat agar mobilitas warga dapat kembali normal saat bulan Ramadan tiba.

“Insyaallah untuk bulan puasa dan Lebaran nanti bisa digunakan, sepeda motor dan mobil bisa lewat,” terang Joko.

Selain jembatan, Joko juga mengungkapkan bahwa pergerakan tanah turut merusak ruas jalan Semingkir–Majakerta. Perbaikan di titik tersebut juga akan segera dilakukan demi keamanan pengguna jalan.

Imbauan Waspada Bencana

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Nurkholes mengimbau warga, khususnya yang tinggal di kawasan tebing dan area rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Kalo bisa tidak tidur gapapa lah, yang penting aman,” pesannya mengingatkan warga agar selalu siaga.

Selain perbaikan infrastruktur, Pemkab Pemalang juga telah menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan berbagai pihak terkait lainnya. (hms/iza/rds)