PEMALANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang memastikan perbaikan infrastruktur tahun 2026 akan dikebut secara signifikan. Hal ini menyusul cairnya pinjaman daerah senilai total Rp 200 miliar yang diproyeksikan khusus untuk dua sektor vital, yakni penyelesaian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Randudongkal dan perbaikan belasan ruas jalan rusak.
Kepastian anggaran jumbo ini didapat setelah Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, resmi menandatangani nota pinjaman daerah dengan Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro. Penandatanganan dilakukan di Kantor Pusat Bank Jateng, Kota Semarang, pada Selasa (27/1/2026) lalu.
“Sudah kami tandatangani secara resmi pada 27 Januari 2026. Ini akan jadi stimulus untuk fokus pembangunan tahun ini,” tegas Bupati Anom saat dikonfirmasi mengenai progres pencairan dana tersebut.
Rincian Alokasi Dana Rp 200 Miliar
Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Pemalang, Nur Aji Mugi Hartono merinci, dana pinjaman daerah Pemkab Pemalang tersebut tidak akan digunakan untuk pos belanja pegawai, melainkan murni untuk belanja modal infrastruktur.
Berikut adalah rincian pembagian anggaran tersebut:
- Rp 55 Miliar: Dialokasikan untuk penyelesaian proyek pembangunan RSUD di Kecamatan Randudongkal.
- Rp 145 Miliar: Dialokasikan untuk pembiayaan perbaikan 19 ruas jalan kabupaten yang tersebar di berbagai titik.
“Sesuai arah fokus pembangunan tahun ini, Pemkab telah merencanakan nominal pinjaman Rp 200 miliar,” terang Nur Aji.
Genjot Ekonomi Warga
Lebih lanjut, Nur Aji menjelaskan bahwa skema pinjaman ini diambil sebagai langkah percepatan pembangunan di tahun anggaran 2026. Dengan kondisi infrastruktur yang baik, diharapkan ada dampak berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, ketika akses jalan mulus, biaya logistik turun dan mobilitas warga meningkat, sehingga kegiatan perekonomian dapat berjalan lebih kencang.
“Alokasi terbanyak ada di infrastruktur jalan, informasi dari DPUPR total ada 19 ruas jalan yang akan dilelang pengerjaannya tahun ini menggunakan anggaran pinjaman. Dengan harapan bisa mempercepat roda ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (fan/sam/rds)










