5 Kecamatan Masuk Zona Paling Berisiko Tinggi
Selain lahan yang sudah kritis, DLH Jepara juga mencatat adanya area dengan cakupan yang jauh lebih luas yang berstatus zona berisiko tinggi. Kawasan ini memiliki potensi kerawanan ekologis yang butuh mitigasi segera.
Rini menyebutkan, terdapat lima kecamatan di kawasan lereng Muria yang masuk dalam daftar paling berisiko tinggi. Berikut rinciannya:
- Kecamatan Batealit: 8.000 hektare
- Kecamatan Pakis Aji: 7.000 hektare
- Kecamatan Mayong: 5.000 hektare
- Kecamatan Kembang: 5.000 hektare
- Kecamatan Bangsri: 5.000 hektare
Target Tanam Jutaan Pohon Buah Pascalebaran
Guna merestorasi fungsi ekologis di kawasan kritis maupun berisiko tinggi tersebut, DLH mematok target penanaman 800 ribu bibit per tahun. Artinya, total 3,2 juta pohon akan ditanam dalam empat tahun ke depan.
“Setiap hektarenya, kami menanam 200 batang pohon. Kami merekomendasikan Dukuh Sewengen, Desa Somosari, Kecamatan Batealit karena wilayah lahan kritisnya cukup luas,” terang Rini.
Bibit yang disiapkan adalah tanaman buah bernilai ekonomi seperti alpukat, nangka, dan durian. Penanaman masal di perbatasan tanah masyarakat dan lahan Perhutani ini dijadwalkan bergulir pascalebaran Idulfitri 1447 H atau pertengahan 2026, dengan melibatkan partisipasi DKPP, Perhutani, dan warga setempat. (oka/gih/rds)










