Kudus  

RSI Sunan Kudus Luncurkan Layanan Materna untuk Ibu Hamil

Direktur RSI Sunan Kudus Ahmad Syarifudin berdiri memberikan presentasi tentang inovasi layanan Materna untuk ibu hamil di depan layar proyektor.
Direktur RSI Sunan Kudus, Ahmad Syarifudin, saat memberikan paparan mengenai program layanan inovasi terbaru Materna. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo JatengRSI Sunan Kudus resmi meluncurkan inovasi kesehatan ibu dan anak bernama Materna. Fasilitas terpadu ini hadir untuk menjawab kecemasan calon ibu akan rasa sakit saat melahirkan, sekaligus menekan angka stunting melalui pendampingan sejak masa kehamilan.

Program layanan Materna RSI Sunan Kudus ini dirancang untuk memberikan pengalaman kehamilan dan persalinan yang lebih aman, nyaman, dan minim rasa nyeri.

Direktur RSI Sunan Kudus, Ahmad Syarifudin menjelaskan bahwa layanan obstetri ini tidak hanya berfokus pada ruang bersalin. Pendampingan komprehensif diberikan mulai dari fase sebelum kehamilan, selama masa mengandung, hingga pasca persalinan.

”Kami ingin kehamilan dan proses melahirkan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi ibu. Ketika ibu merasa nyaman, maka bayi juga akan tumbuh dengan lebih sehat,” ujarnya.

Persalinan Minim Nyeri dan Cepat Pulih

Salah satu keunggulan utama dari program Materna adalah penanganan medis modern untuk mengurangi rasa nyeri, baik pada persalinan normal maupun operasi sesar.

Pihak rumah sakit telah menerapkan metode manajemen nyeri modern yang memblokir saraf tertentu. Teknologi ini membuat ibu yang menjalani operasi sesar dapat meminimalkan rasa sakit pascaoperasi dan pulih lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

”Dengan teknik manajemen nyeri yang tepat, ibu bisa lebih cepat pulih. Aktivitas ringan bahkan bisa dilakukan sekitar enam hingga dua belas jam setelah operasi,” jelas Ahmad.

Proses pemulihan yang cepat pascaoperasi sesar ini dinilai sangat krusial. Kondisi ibu yang prima akan sangat mendukung keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) serta pemberian ASI eksklusif kepada bayi.