SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang resmi memberangkatkan tujuh armada bus menuju Jakarta untuk menyukseskan program mudik gratis Pemkot Semarang, Rabu (11/3/2026). Inisiatif kepedulian tahunan ini menjadi wujud nyata pemerintah daerah dalam meringankan beban transportasi warga perantau menjelang perayaan Idulfitri.
Ketujuh armada bus dalam kondisi kosong tersebut dilepas langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, dari halaman Balai Kota menuju titik penjemputan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Langkah strategis ini saling berkesinambungan dengan program Mudik Gratis Jawa Tengah yang diprioritaskan bagi warga pemegang KTP wilayah setempat.
Fasilitasi Arus Balik ke Ibu Kota
Agustina memastikan bahwa kuota kursi pada armada yang akan membawa para perantau kembali ke kampung halaman tersebut telah terisi penuh.
“Hari ini kita berangkatkan tujuh armada bus untuk mudik saudara kita yang ada di Jakarta untuk kembali ke Semarang. Jadi kita kirim bus kosong untuk menjemput pemudik yang khusus ber-KTP Semarang,” kata Agustina Wilujeng Pramestuti.
Tidak berhenti pada arus mudik, Pemkot Semarang juga telah menyiagakan skema arus balik Lebaran dengan menyediakan lima armada bus khusus rute Semarang menuju Jakarta.
“Kami berupaya bagaimana caranya masyarakat Semarang ini merasa nyaman dan sejahtera dalam menghadapi Lebaran. Intinya kita bantu masyarakat menjalani tahapan dalam proses menghadapi Lebaran dengan baik,” terangnya.
Sebagai pelengkap pengamanan, jajaran personel Pemkot Semarang juga akan bersiaga di berbagai pos komando saat Hari Raya Idulfitri demi memastikan kondusivitas wilayah.
Jadwal Keberangkatan dan Titik Turun
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, merinci bahwa total armada yang dialokasikan untuk memfasilitasi arus mudik dan balik Lebaran 2026 mencapai 12 unit bus.
Proses penjemputan dari Jakarta dijadwalkan berlangsung pada Senin (16/3/2026). Setibanya di Semarang, para peserta mudik akan diturunkan di Terminal Mangkang atau Balai Kota Semarang.










