Kudus  

Stok Trombosit AB dan O Kosong, PMI Kudus Jemput Bola ke 63 Lokasi

DONOR: Salah seorang warga sedang melakukan donor darah di CFD Kudus, Minggu (19/4/2026). (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus menggencarkan strategi jemput bola kegiatan donor darah ke puluhan titik lokasi. Langkah mendesak ini diambil menyusul kosongnya persediaan komponen darah trombosit, khususnya untuk golongan AB dan O.

Kekosongan suplai tersebut menjadi perhatian serius karena trombosit sangat krusial bagi keselamatan pasien darurat. Komponen ini mendesak dibutuhkan oleh penderita demam berdarah, pasien kanker, hingga mereka yang harus menjalani operasi besar.

Ketimpangan Stok Sel Darah Merah dan Trombosit

Berdasarkan data Unit Donor Darah (UDD) PMI Kudus per Minggu (19/4/2026) pukul 06.00 WIB, stok secara umum masih relatif aman untuk komponen sel darah merah. Hal ini berlaku untuk jenis Whole Blood (WB) maupun Packed Red Cells (PRC).

Golongan darah O untuk sel darah merah bahkan tercatat melimpah hingga mencapai 85 kantong. Namun, kondisi kontras terjadi pada komponen trombosit yang persediaannya ludes.

Berbeda dengan sel darah merah, trombosit memiliki masa simpan yang jauh lebih pendek. Kondisi menantang tersebut menuntut ketersediaan stok harus selalu diperbarui secara berkala melalui kegiatan donor darah.

Jemput Bola ke 63 Lokasi

Guna menjawab tantangan menipisnya pasokan medis tersebut, petugas mengintensifkan penjaringan donor dengan mendatangi langsung berbagai instansi, perusahaan, hingga komunitas masyarakat setempat.

Seksi Humas dan Rekrutmen PMI Kudus, Nevilia Puspitasari menjelaskan, fokus kegiatan rekrutmen saat ini banyak dilakukan di sejumlah perusahaan besar. Program turun langsung ini merupakan rangkaian panjang yang telah dirancang secara sistematis.

“Kita membutuhkan waktu sekitar satu setengah bulan untuk menjangkau 63 titik lokasi. Kalau di Djarum sendiri, kegiatannya diperkirakan selesai sampai akhir Mei,” jelasnya.

Perusahaan berskala besar menjadi salah satu mitra strategis PMI dalam menjaga stabilitas pasokan darah. Selain korporasi, petugas medis juga menyasar berbagai lokasi lain seperti wilayah universitas hingga lingkungan sekolah.

Meski gencar melakukan aksi keliling, layanan pendonoran darah tetap dibuka secara langsung di markas PMI Kudus, Jalan Kudus-Purwodadi. Pelayanan standby ini tersedia setiap hari bagi masyarakat mulai pukul 07.30 hingga 20.30 WIB. (uma/fat/rds)