KUDUS, Joglo Jateng – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kudus bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak musibah rumah roboh.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas instansi dalam merespons cepat kondisi darurat yang dialami masyarakat di level akar rumput.
Ketua TP PKK Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, turun langsung meninjau lokasi bencana yang berada di Desa Wergu Kulon, Kecamatan Kota, pada Senin (20/4/2026).
Suasana haru sempat menyelimuti lokasi saat rombongan melihat langsung kediaman Samian yang porak-poranda akibat diterjang ganasnya angin kencang.
Kolaborasi Lintas Instansi
Dalam kunjungan tersebut, Endhah bersama tim menyerahkan bantuan berupa material bangunan dan paket sembako. Bantuan darurat ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus meringankan beban keluarga korban.
Ia menegaskan, aksi ini bukan hanya dilakukan oleh kelompoknya semata, melainkan hasil kolaborasi konkret dari berbagai elemen.
Sinergi tersebut turut melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kudus, Palang Merah Indonesia (PMI) Kudus, Dinas Sosial (Dinsos) Kudus, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus.
Tak hanya kebutuhan pokok, bantuan yang disalurkan rombongan pemerintah daerah ini juga mencakup berbagai kebutuhan mendesak lainnya sebagai bentuk pendekatan komprehensif kepada korban bencana.
“Ada material bangunan, sembako seperti beras, dan juga sedikit bantuan uang yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan seperti kasur dan keperluan lainnya,” tambahnya.
Sasar Sejumlah Desa Lainnya
Usai menyalurkan bantuan di Wergu Kulon, rombongan melanjutkan aksi sosial ke Desa Ploso di Kecamatan Jati, serta Desa Banget di Kecamatan Kaliwungu.
Di kedua lokasi tersebut, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak masing-masing warga, salah satunya berupa alat bantu jalan atau kursi roda.
Sementara itu, Samian selaku penerima manfaat tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya atas kepedulian yang diberikan oleh lintas instansi tersebut. Dengan suara lirih, ia menyampaikan apresiasi mendalam.
“Terima kasih atas bantuannya, ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya. (uma/fat/rds)










