Kudus  

Diikuti 60 Tim Pelajar, Turnamen Futsal Championship 2026 Kudus Resmi Digelar

AKSI: Turnamen Futsal Championship 2026 resmi dibuka dan bergulir menjadi ajang kompetisi di GOR Bung Karno, Kabupaten Kudus. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Sebanyak 60 tim pelajar dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) saling unjuk kebolehan dalam ajang bergengsi Turnamen Futsal Championship 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Bung Karno Kudus ini menjadi wadah strategis untuk menjaring bibit atlet usia dini sekaligus medium pemersatu generasi muda.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus, Sulistiyanto, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pihak swasta, khususnya RAINAFA Coffee, yang berani mengambil peran aktif dalam pembinaan olahraga.

“Ini langkah positif. Ketika perusahaan turut berkontribusi dalam olahraga, khususnya futsal, maka dampaknya akan luas. Tidak hanya sekadar hobi, tetapi bisa menjadi jalan menuju prestasi,” ujarnya.

Ajang Pencarian Bakat dan Silaturahmi

Turnamen futsal terbesar di Kudus ini merangkum antusiasme dari berbagai kelompok usia dengan rincian enam tim tingkat SD, 24 tim SMP, dan 30 tim SMA. Total puluhan tim tersebut akan bertanding memperebutkan gelar juara dalam tensi persaingan yang kompetitif.

Meski atmosfer pertandingan dipastikan panas, Sulistiyanto menekankan pentingnya menjaga nilai persaudaraan selama berada di dalam maupun luar lapangan GOR Bung Karno Kudus.

Ia berpesan agar para peserta tidak melulu fokus memburu kemenangan, melainkan menjadikan kompetisi ini sebagai sarana mempererat hubungan antarpemain maupun antarsekolah.

“Semangat bertanding itu penting, tetapi yang lebih utama adalah sportivitas. Jadikan ajang ini sebagai pemersatu, bukan sekadar persaingan,” tegasnya.

Dorong Energi Positif Pemuda

Turut hadir memberikan dukungan dalam pembukaan acara tersebut, sejumlah perwakilan instansi penting seperti Asosiasi Kabupaten (Askab) Kudus dan Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Kudus, serta para pegiat futsal setempat.

Ketua Event, Sultan Wahyu Ashar, menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang dengan orientasi pembinaan jangka panjang. Harapannya, turnamen ini mampu menjadi inkubator lahirnya atlet-atlet futsal profesional yang kelak mengharumkan nama Kabupaten Kudus.

Sementara itu, General Manager HBM Crop sekaligus pimpinan RAINAFA Coffee, Emawan Hadi Prasetiyo bersama Hasan Al Ja’un, menegaskan bahwa perhelatan ini adalah wujud nyata komitmen perusahaannya terhadap kepemudaan.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan membangun. Futsal menjadi salah satu sarana yang efektif untuk menyalurkan energi anak muda ke arah yang lebih produktif,” pungkasnya. (adm/iza/rds)