PEMALANG, Joglo Jateng – Menjelang masa kelulusan, puluhan pelajar kelas 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Kebondalem mengikuti rangkaian ujian praktik SDN 04 Kebondalem untuk mata pelajaran Seni Budaya pada Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian kemandirian pelajar, di mana mereka harus merancang koreografi tari hingga melukis tanpa campur tangan tenaga pendidik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 04 Kebondalem, Meilani Bekti Hartanti menjelaskan, penilaian praktik ini sangat esensial bagi rapor kelulusan.
Tujuannya adalah untuk mengukur kompetensi dasar, keterampilan psikomotorik, serta sikap afektif peserta didik secara langsung setelah menjalani masa pendidikan selama enam tahun.
“Mereka yang kreasi sendiri dan memilih tariannya sendiri, karena itu bagian dari penilaian. Alhamdulillah, ada 9 kelompok tampil dengan baik dan memukau,” ucapnya.
Bebas Berkreasi Tanpa Bantuan Guru
Dalam sesi unjuk bakat tersebut, para pelajar menampilkan beragam tarian tradisional maupun kreasi. Beberapa karya yang disuguhkan antara lain Tari Geol Denok, Manuk Dadali, Jaranan Kembang Desa, Kewer-kewer, Domba Kuring, hingga Tari Menthok.
Hebatnya, seluruh susunan koreografi dan formasi tersebut diciptakan serta dilatih secara mandiri oleh masing-masing kelompok siswa kelas 6.
Uji Keterampilan Melukis Sesuai Imajinasi
Selain menunjukkan kebolehan gerak tubuh secara berkelompok, para peserta ujian juga diwajibkan mengikuti sesi ujian seni budaya dalam bidang menggambar atau melukis.
Pihak sekolah membebaskan peserta didik untuk mengeksplorasi imajinasi dan kreativitas mereka. Penilaian meliputi kebebasan pemilihan tema goresan hingga perpaduan warna yang digunakan pada kanvas.
“Semoga ujian akhir ini menjadi pembelajaran yang berkesan sekaligus untuk mengasah keterampilan serta kreativitas mereka di bidang seni dan budaya,” pungkasnya. (fan/ree/rds)










