KENDAL, Joglo Jateng – Kebakaran terjadi pada sebuah cerobong bekas yang berada di atas truk di kawasan Jalan Lingkar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Senin (18/5/2026). Api diduga dipicu percikan las saat pekerja melakukan pemotongan bagian atas cerobong.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di jalur lingkar Kaliwungu karena asap pekat terlihat keluar dari dalam cerobong sebelum kobaran api membesar.
Salah seorang pekerja bengkel, Joko mengatakan, kebakaran bermula ketika proses pemotongan cerobong menggunakan alat las sedang berlangsung. Saat bagian atas dipotong, tiba-tiba muncul asap dari dalam cerobong yang kemudian disusul kobaran api.
“Pas dipotong bagian atas, tiba-tiba keluar asap lalu api membesar dari dalam. Semua langsung panik,” katanya.
Para pekerja, lanjutnya, sempat berupaya memadamkan api menggunakan ember dan selang air seadanya. Namun, kobaran api di dalam cerobong sulit dijangkau sehingga pemilik bengkel menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena titik api berada di bagian dalam cerobong yang tertutup.
Untuk mempercepat proses pemadaman, pekerja bengkel membuat beberapa lubang tambahan pada badan cerobong agar air semprotan dapat langsung mengenai sumber api.
Menurut Joko, cerobong bekas tersebut sebelumnya digunakan untuk proses pembakaran dan masih menyisakan batu bara serta oli di bagian dalam. Kondisi itu diduga menjadi penyebab api cepat membesar saat terkena percikan las.
“Di dalamnya masih ada sisa batu bara dan oli. Kemungkinan itu yang terbakar,” ujarnya.
Pekerja juga khawatir api merembet ke truk pengangkut yang berada tepat di bawah cerobong. Namun, kobaran berhasil dikendalikan sebelum merusak kendaraan maupun bangunan di sekitar lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa di dalam cerobong untuk mencegah kebakaran susulan. (ags/gih/rds)










