Kendal  

Program Semanis Kamu Asal Kendal Tembus 5 Besar Nasional, Sukses Cetak Wirausaha Muda Mahir AI

SEREMONI: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat membuka Sekolah Semanis Kamu, Rabu (1/7/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng – Inovasi Semanis Kamu (Sekolah Mahir Bisnis Kewirausahaan Pemuda) milik Pemerintah Kabupaten Kendal kembali mencuri perhatian. Setelah meraih Juara I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Jawa Tengah 2026, program tersebut kini berhasil menembus lima besar penilaian tingkat nasional sekaligus menjadi andalan Pemkab Kendal dalam mencetak wirausaha muda yang siap menghadapi persaingan di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Program yang diwujudkan melalui Sekolah Bisnis Kendal itu dirancang untuk membangun generasi muda yang tidak hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui dunia usaha.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Achmad Ircham Chalid, mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Kendal untuk terus memperkuat pembinaan kewirausahaan pemuda.

“Program Semanis Kamu berhasil menjadi Juara I PPD tingkat Provinsi Jawa Tengah dan saat ini masuk lima besar penilaian tingkat nasional. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar Kabupaten Kendal mampu meraih hasil terbaik,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Minat pemuda mengikuti program tersebut juga terus meningkat. Dari 186 pendaftar, hanya 90 peserta yang lolos seleksi untuk mengikuti Batch I Tahun 2026. Mereka akan mendapatkan pelatihan dari narasumber Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Reski Imam Gunawan, serta praktisi bisnis berpengalaman.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kendal, Sulistiyo Ari Bowo, menilai perkembangan teknologi AI menuntut generasi muda memiliki kemampuan yang lebih kompetitif. Menurutnya, pemuda Kendal harus mampu memanfaatkan peluang yang muncul seiring pesatnya perkembangan kawasan industri di daerah.

“Kendal berkembang sangat pesat dengan keberadaan KEK Kendal dan rencana kawasan industri baru. Jangan sampai peluang kerja dan peluang usaha justru diambil oleh orang dari luar daerah karena kita tidak siap,” tegasnya.

Senada, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan penguatan kewirausahaan menjadi salah satu strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, potensi UMKM dan sumber daya lokal harus terus dikembangkan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Ini untuk mencetak generasi muda agar berani membuka usaha. Banyak potensi Kabupaten Kendal, termasuk UMKM, yang masih perlu diperkuat dan dikembangkan. Semua harus bergerak bersama, melibatkan seluruh stakeholder, dan tidak boleh menyerah mendorong kemajuan Kendal,” katanya. (ags/gih/rds)