Ada Anggaran Rp 5 Miliar! 42 Ribu UMKM Pemalang Bisa Urus Sertifikat Halal Gratis, Cek Infonya

PENJABARAN: Yanis Naeni, Perwakilan BPJPH saat memaparkan pentingnya sertifikasi halal untuk produk makanan UMKM kepada Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan perwakilan pengusaha UMKM, di salah satu hotel di Kabupaten Pemalang, Senin (8/6/2026). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

Menurutnya, capaian tersebut sudah cukup baik namun masih membutuhkan dukungan lintas sektor agar target sertifikasi dapat tercapai lebih cepat.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyambut baik dukungan BPJPH dan berharap sertifikasi halal dapat menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemalang memiliki berbagai komoditas unggulan seperti nanas madu, kopi, udang vaname, kentang, dan jagung yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang melalui penguatan branding dan sertifikasi halal.

“Sebenarnya Pemalang punya potensi besar dalam keragaman produk UMKM, dari pengolahan nanas madu, kopi dari Pulosari, udang vaname, ikan bandeng, (hingga) hasil bumi pertanian,” ucapnya.

“Tantangannya itu bagaimana pemerintah bareng masyarakat berkolaborasi untuk meningkatkan nilai tambah, branding, dan sertifikasi halal,” tegas bupati.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJPH, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Pemalang optimistis mampu memperluas jumlah produk bersertifikat halal.

Sekaligus, memperkuat posisinya sebagai daerah penghasil produk halal yang kompetitif. (fan/ree/rds)