KGTR 2026 menyediakan empat kategori lomba, yakni 7 kilometer, 17 kilometer, 30 kilometer, dan 50 kilometer ultra trail. Panitia menargetkan sebanyak 1.500 peserta dari berbagai daerah mengikuti ajang tersebut.
Lintasan yang disiapkan adalah Pantai Karangbolong, Sagaraview, Bukit Jerit, Pantai Watubale, Pantai Surumanis, dan Pantai Pecaron. Selain itu rute juga akan melintasi Pantai Lampon, Pantai Menganti, Pantai Sawangan, Pantai Logending, Curug Leses, Goa Petruk, hingga Pitris Ocean View.
Tak hanya menyuguhkan kompetisi olahraga, rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan dengan beragam hiburan. Mulai dari kirab budaya, pertunjukan seni, sendratari legenda Karangbolong, hingga pagelaran wayang kulit.
“Peserta yang datang tidak hanya pulang membawa pengalaman berlari, tetapi juga akan menikmati kekayaan budaya dan keramahan masyarakat. Kami ingin menciptakan pengalaman wisata yang lengkap dan berkesan,” tambah Frans.
Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai 1.482 orang. Mereka terbagi menjadi kategori 50K sebanyak 202 peserta, 30K sebanyak 294 peserta, 17K sebanyak 588 peserta, dan 7K sebanyak 398 peserta.
“Kami optimistis penyelenggaraan KGTR 2026 akan semakin memperkuat posisi Kebumen sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan di Jawa Tengah. Ini sekaligus mendukung promosi Kebumen UNESCO Global Geopark kepada khalayak yang lebih luas,” kata Frans.
Pemkab Kebumen berharap agar peserta yang datang kelak kembali lagi bersama keluarga atau rekan-rekannya untuk berwisata. Dengan demikian, manfaat ekonomi dan promosi daerah bisa dirasakan secara berkelanjutan. (mrn/rds)










