Kebumen Geopark Trail Run 2026 Segera Digelar, Padukan Olahraga dan Promosi Wisata

Kepala Dinparbud Kabupaten Kebumen, Frans Haedar (tengah), saat jumpa pers rencana kegiatan Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2026 di Sasana Pambiwara Dinkominfo Kebumen, Senin (15/6/2026). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KEBUMEN, Joglo Jateng – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen (Dinparbud) kembali akan menggelar event sport tourism atau olahraga wisata bertajuk Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2026.

Kepala Dinparbud Kabupaten Kebumen, Frans Haedar, mengatakan penyelenggaraan KGTR bukan sekadar perlombaan lari. Kegiatan ini merupakan strategi untuk memperkuat branding Kebumen sebagai destinasi sport tourism yang memiliki daya tarik alam dan budaya khas.

Event akbar ini akan diselenggarakan pada 27-28 Juni 2026 di kawasan Pantai Karangbolong, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan. Ajang tersebut diproyeksikan menjadi agenda unggulan yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.

KGTR 2026 dengan tema Run Beyond Limits, Explore the Beauty, mengajak para pelari menikmati keindahan kawasan Kebumen UNESCO Global Geopark. Jalur lari akan melintasi pegunungan, pesisir pantai, geosite, hingga sejumlah destinasi wisata unggulan di wilayah selatan Kebumen.

“Melalui Kebumen Geopark Trail Run 2026, kami ingin memperkenalkan lebih luas keindahan Kebumen UNESCO Global Geopark kepada masyarakat nasional bahkan internasional,” ujar Frans Haedar dalam jumpa pers di Sasana Pambiwara Dinkominfo Kebumen, Senin (15/6/2026).

Ia menambahkan, event ini menjadi sarana promosi yang efektif. “Peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga menikmati panorama alam, budaya, dan kuliner khas Kebumen,” imbuhnya.

Frans menjelaskan tren sport tourism saat ini berkembang pesat dan menjadi sektor wisata dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Oleh karena itu, Kebumen berupaya menangkap peluang tersebut dengan menghadirkan kegiatan yang menggabungkan olahraga, wisata alam, dan budaya.

Sport tourism terbukti mampu menggerakkan ekonomi daerah. Kehadiran ribuan peserta tentu akan berdampak pada sektor perhotelan, UMKM, kuliner, transportasi, hingga industri kreatif masyarakat setempat,” terangnya.

Ia menegaskan hal tersebut menjadi salah satu dorongan utama pelaksanaan KGTR di Kebumen.