Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Zulfachmi Wahab mengatakan, Layanan Online Psikolog Gratis merupakan program unggulan Pemprov Jateng di bidang kesehatan setelah Dokter spesialis keliling (Spelling). Program tersebut dihadirkan untuk menjawab kendala jarak, waktu, serta stigma masyarakat terhadap layanan kesehatan mental.
Ia menyebut, dari banyaknya kasus yang berhubungan dengan kesehatan mental, hanya sedikit yang melakukan pengobatan. Karenanya, melalui layanan ini diharapkan menjadi pintu awal deteksi dini melalui konsultasi online. Jika ditemukan indikasi gangguan yang mengarah ke kondisi medis, petugas dapat menindaklanjuti dengan kunjungan rumah.
“Hadirnya layanan ini untuk menjawab kendala jarak, waktu, dan rasa malu atau stigma. Layanan dilakukan secara privat seperti konsultasi psikologi. Kalau terindikasi medis, kami melakukan kunjungan rumah,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ahmad Luthfi juga menyerahkan satu unit ambulans kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kendal. Menurutnya, ambulans menjadi sarana penting bagi masyarakat di wilayah pantai dan pesisir.
“Kita memberikan ambulans kepada nelayan. Ini bentuk kecepatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya nelayan,” kata Luthfi.
Ketua DPC HNSI Kabupaten Kendal, Triyono, mengatakan ambulans tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu nelayan yang mengalami kondisi darurat, baik saat sakit maupun meninggal dunia.
“Dengan adanya ambulans ini, kami berharap bisa mengurangi beban nelayan. Kalau nanti ada yang sakit atau meninggal, setidaknya bisa terbantu,” ujar Triyono.
Selama ini, lanjut dia, nelayan di Kendal belum memiliki ambulans sendiri sehingga setiap kondisi darurat harus menunggu koordinasi dengan rumah sakit.
“Kalau ada kejadian, kami harus komunikasi dulu dengan rumah sakit di Kabupaten Kendal. Itu juga masih harus menunggu waktu, dan itu yang menjadi kendala kami selama ini,” katanya. (*/rds)










