2.168 Lulusan Kejar Paket Banjarnegara Diwisuda, Siap Dongkrak Nilai IPM Daerah

IJAZAH: Sekretaris Dindikpora Kabupaten Banjarnegara menyerahkan ijazah kepada lulusan kejar paket program kesetaraan nonformal. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

Amalia menambahkan, selain mengejar target kenaikan angka indikator makro, Pemkab Banjarnegara juga menaruh harapan besar pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara riil.

Terutama, hal itu difokuskan dalam hal perluasan peluang kerja bagi para lulusan kejar paket tersebut.

“Masyarakat Banjarnegara yang memiliki SDM yang jauh lebih baik. Untuk pekerjaan, ini kejar paket A, B, dan C ini kan sudah diakui oleh pemerintah,” terangnya.

“Sehingga, hal ini bisa membantu masyarakat Banjarnegara ketika hendak mendaftarkan pekerjaan,” sambungnya.

Senada dengan bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo, menguraikan harapannya.

Wisuda massal 2.168 lulusan kesetaraan ini diyakini bakal mendongkrak potret angka rata-rata lama sekolah di Banjarnegara.

Saat ini, potret rata-rata lama sekolah di Banjarnegara baru menyentuh angka 7 sampai 10 tahun.

“Insyaallah itu untuk bisa mendongkrak rata-rata lama sekolah kita, yang saat ini baru 7-10 tahun,” jelasnya.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi indikator IPM kita, satu sisinya itu nanti bisa naik,” urai Yusuf.

Guna mempercepat lompatan mutu SDM tersebut, Dindikpora juga tengah bergerak agresif menjalin kemitraan strategis.

Kemitraan tersebut dijalin dengan beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta terkemuka di Jawa Tengah. (cr1/ree/rds)