Ritual Adat Ujungan dan Keramik Klampok Banjarnegara Resmi Jadi WBTb 2026

ADAT: Ritual Adat Ujungan salah satu tradisi leluhur Banjarnegara yang resmi menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2026, Jumat (3/7/2026). (FAJAR ARI W/JOGLO JATENG)

BANJARNEGARA, Joglo Jateng – Kabupaten Banjarnegara kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dalam hal pelestarian tradisi leluhur.

Dua kekayaan budaya asli Bumi Dawet Ayu resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2026. Keduanya yakni Ritual Adat Ujungan dan Keramik Klampok.

Keputusan membanggakan ini diketuk dalam Sidang Penetapan WBTb Indonesia. Sidang tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada Jumat (3/7/2026).

Kedua karya budaya kebanggaan masyarakat Banjarnegara ini sukses lolos setelah dinilai memenuhi kriteria ketat pada domainnya masing-masing.

Ritual Adat Ujungan masuk dalam domain Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan. Sementara Keramik Klampok masuk dalam domain Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, mengungkapkan rasa syukur dan bahagia yang mendalam atas capaian luar biasa ini.

Menurutnya, penetapan ini menjadi bukti pengakuan nasional terhadap eksistensi budaya. Yakni budaya yang selama ini dirawat dengan baik oleh warga Banjarnegara.

Alhamdulillah, pada sidang penetapan hari ini, dua usulan Banjarnegara berhasil ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

“Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Banjarnegara. Sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus melestarikan, melindungi, dan mengembangkan warisan budaya daerah agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang,” tambahnya.

Tursiman menambahkan, kesuksesan ini tidak lepas dari sinergi dan kerja keras kolektif.

Mulai dari pemerintah daerah, para pelaku budaya, komunitas, akademisi, para maestro, hingga seluruh lapisan masyarakat. Semuanya dinilai konsisten menjaga keberlangsungan tradisi serta kerajinan khas Banjarnegara ini.