Sah! Tradisi Balon Udara Wonosobo Kini Jadi Warisan Budaya Nasional, Langit Makin Indah di Java Balloon Attraction 2026

BALON: Java Balloon Attraction 2026 menjadi ajang penampilan kreativitas para pegiat tradisi balon udara Wonosobo, Minggu (5/7/2026). (FAJAR ARI WIBOWO/JOGLO JATENG)

WONOSOBO, Joglo Jateng – Gelaran legendaris Java Balloon Attraction 2026 kembali menghiasi langit Kabupaten Wonosobo dengan meriah.

Acara yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo ini membawa kabar yang sangat membanggakan.

Yakni resminya tradisi balon udara Wonosobo ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2026.

Ajang tahunan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Wonosobo. Pembukaan diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Mohamad Kristijadi.

Dalam pidato yang dibacakannya, Mohamad Kristijadi mengungkapkan rasa syukur dan bangga yang luar biasa.

Terutama, atas capaian tertinggi yang baru saja diraih oleh tradisi lokal kebanggaan masyarakat Wonosobo ini.

Hanya berselang dua hari sebelum acara, tepatnya pada Jumat (3/7/2026), Kementerian Kebudayaan secara resmi menetapkan status tersebut.

Balon Tradisi Wonosobo ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Nasional dalam kategori Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional.

Perjalanan pengakuan hukum dan budaya terhadap tradisi balon Wonosobo dan Java Balloon Attraction dimulai pada 2025 lalu.

Tepatnya, dengan memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Sementara.

“Pengakuan ini adalah kebanggaan sekaligus amanah besar bagi kita semua. Tugas kita sekarang adalah memastikan tradisi ini terus lestari,” tegas Kristijadi saat membacakan sambutan Bupati, Minggu (5/7/2026).

“Serta terus berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang tanpa kehilangan nilai, makna, dan karakter aslinya,” imbuhnya.