JEPARA, Joglo Jateng – Kesempatan tampil di forum internasional kembali diraih putra daerah Jepara. Kali ini, mahasiswi asal Desa Mulyoharjo, R.I. Damai Kasasi, dipercaya menjadi delegasi Indonesia dalam International Joint Summer Seminar (IJSS) 2026 yang akan berlangsung di Jepang pada 5–8 Agustus mendatang.
Damai, yang saat ini menempuh studi di IPB University Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, akan mengikuti seminar internasional yang diselenggarakan oleh The University of Niigata Prefecture bersama Pemerintah Prefektur Niigata.
Mengusung tema Sustainable Development of Cities and Communities: Thriving Locally in a Global Age, kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk membahas pembangunan kota dan komunitas yang berkelanjutan di tengah tantangan global.
Keikutsertaan Damai mendapat dukungan penuh dari Bupati Jepara Witiarso Utomo. Saat menerima Damai di ruang kerjanya, bupati berharap, kesempatan tersebut menjadi bekal bagi generasi muda Jepara untuk terus berprestasi di tingkat dunia.
“Semangat dan sukses lewat pendidikan yang berkualitas,” ujar bupati, Kamis (16/7/2026).
Tak sekadar mengikuti seminar, Damai membawa misi memperkenalkan potensi Jepara kepada peserta dari berbagai negara. Damai berencana mengenalkan kekayaan wisata, budaya, hingga kuliner khas daerah asalnya sebagai bagian dari diplomasi budaya di forum internasional.
Menurut Damai, kesempatan tersebut juga menjadi bukti bahwa semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini terus hidup melalui akses pendidikan bagi perempuan.
“Sebagai putri asli Jepara yang menjunjung tinggi semangat emansipasi wanita oleh R.A. Kartini, saya percaya kesempatan ini adalah bukti bahwa perjuangan beliau agar perempuan bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya telah terwujud,” ungkap Damai.
Di luar prestasi akademik, Damai juga aktif dalam kegiatan sosial. Ia menjadi relawan di Panti Carita yang bermitra dengan LKSA Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Jepara.
Ketua LKSA Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Jepara, Khumaidah, menyebut Damai rutin terlibat dalam berbagai program pemberdayaan anak asuh. Mulai dari edukasi kesehatan reproduksi, pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kemandirian, pengajaran Bahasa Inggris dasar, hingga pemberian motivasi dan bantuan sosial lainnya.
Dengan bekal prestasi akademik dan kepedulian sosial yang dimilikinya, Damai diharapkan tidak hanya membawa nama Indonesia di forum internasional, tetapi juga memperkenalkan Jepara kepada dunia melalui gagasan, budaya, dan semangat generasi mudanya. (oka/gih/rds)










