SEMARANG, Joglo Jateng – Helikopter water boombing dari BNPB mulai mengguyurkan tembakan air ke TPA Jatibarang Semarang yang mengalami kebakaran, Selasa (10/10/23). Lepas landas dimulai sejak pukul 10.00, sebanyak tiga kali penembakan air sudah dilakukan di zona 3 dan 4 TPA Jatibarang.
Namun helikopter sempat mengalami kendala teknis dan harus kembali ke Landasan Udara (Lanud) Ahmad Yani untuk perbaikan. Sementara pemadaman terus dilanjutkan oleh petugas damkar dan tim gabungan.
“Masih proses perbaikan di Lanud Ahmad Yani, biar nunggu dingin atau apa gitu, kalau sudah selesai akan dicoba lagi,” tutur Sekretaris Damkar Semarang, Ade Bhakti ditemui di lokasi, Selasa (10/10/23).
Menurut Ade, hidrolik helikopter memanas usai dipakai beberapa kali untuk penembakan air. Hal ini juga terjadi saat water bombing kebakaran TPA Jatibarang pertama kali, Senin (18/9) lalu.
“Sama sering riwa-riwi, sering dipakai. Mungkin panas. Kemarin yang pertama juga sama. Setelah beberapa putaran hidrolisnya panas, istirahat sebentar. Nanti kalau sudah sekian belas kali, istirahat lagi,” ungkapnya.
Setelah sempat berhenti menyiram untuk perbaikan pada pukul 10.00, helikopter BNPB baru dapat kembali melakukan water bombing sekitar 15.00.
Sementara itu Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan rencananya helikopter akan menyiramkan sebanyak 50 kali di beberapa titik bara api yang masih menyala. “Mudah-mudahan rencana operasi dua hari. Hari ini dan besok. Semoga besok sudah padam semua. Sehari tiga sortir. Satu sortir 50 penembakan ya,” jelasnya.
Pantauan Joglo Jateng, masih ada api menyala di zona 3 TPA. Asap putih masih mengepul terkena angin. Namun kondisi api jauh lebih padam ketimbang beberapa hari lalu. Bahkan sebagian area sudah kering tak mengeluarkan asap.
Saat ini pihaknya berfokus memadamkan bara api di bagian bawah tumpukan sampah. Selain penyiraman oleh Damkar, pihaknya juga menancapkan pipa injeksi dengan kedalaman 2-3 meter untuk memadamkan api dari bawah.
Kini sudah ada 30 titik pipa injeksi di zona 4. Nantinya pipa injeksi air akan diyambah di zona 3 untuk mempercepat pemadaman.
Untuk diketahui, kebakaran di zona aktif TPA Jatibarang terjadi sejak hari Jumat (6/10) lalu. Proses pemadaman masih terus dilakukan sampai memasuki hari kelima. “Hari kelima dinyatakan belum bisa padam sepenuhnya. Kalau lihat sepintas bara ada di kedalamam satu meter,” katanya. (luk/gih)










